.:

Jumat, 11 Februari 2011

Risban Jati Tua

Risban Jati tua

Berbeda dengan yang pernah saya posting sebelumnya, kalau Risban ini keseluruhan materialnya terbuat dari kayu jati tua dan mungkin usianya sudah hampir menyamai usia Ibu saya, lihat saja saking tuanya sudah banyak bagian dari kayu risban ini yang tererosi oleh alam. Anehnya risban ini memiliki tinggi yang berbeda dari kebanyakan risban pada umumnya, oleh karena itu sudah beberapa kali keempat kaki risban jati tua ini saya potong.

Risban ini saya dapatkan dari kenalan saya yang memang seorang kolektor furnitur antik di Jakarta, menurutnya risban ini dahulu suka digunakan oleh Ibunya beristirahat di siang hari, memang ukurannya bisa dibilang hampir menyamai ukuran ranjang single. Oleh karena itu saya merasa beruntung memiliki risban ini, kebayang kan diawal-awal pernikahan kami semua serba susah nah risban jati tua inilah yang merupakan salah satu dari sedikit furnitur yang saya miliki sehingga kalau ada kerabat yang berkunjung dan menginap di roemah kami saat itu jadi bisa tidur diatas risban ini, maklum tidak ada kamar tamu..

Bentuk risban ini betul-betul simpel nggak banyak macem bahkan bisa dibilang sangat sederhana, saking sederhananya saya saja sampai bingung mau tambahkan apa yaa... Nah akhirnya risban ini saya padupadankan dengan kasur busa yang dibalut kain poleng ciri khas Bali juga saya tambahkan cushions berwarna kuning cerah sehingga tampilannya pun menjadi menarik dan mempesona, etniknya dapat antiknya pun juga nggak ketinggalan. Sekarang risban jati tua ini menghiasi salah satu bagian di Gazebo teras belakang Roemah Tempo Doeloe kami, cantik kaann...

Status: S O L D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...